Senin, 17 Oktober 2016

Semut

Tak kusadari kehadiranmu
Besar kecil tak berpengaruh terhadap suara
Selalu jadi sasaran peribahasa ada gula ada semut
Padahal yang aku tahu kau pemakan segalanya
Aku sadar kehadiranmu ketika kau mengigitku
Ini menyadarkanku akan beribu-ribu kenikmatan yang aku punya

Namun belum aku bersyukur tanpa digigit Tuhan 
"Selalu belajar bersyukur, rendah hati, dan semagat dalam menjalani hidup"
(Banjarnegara, 8 Januari 2015)


Minggu, 18 September 2016

Kisah Klasik untuk Masa Depan

Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kaliKita berbincang tentang memori di masa ituPeluk tubuhku usapkan juga air matakuKita terharu seakan tidak bertemu lagi
Bersenang-senanglahKar'na hari ini yang 'kan kita rindukanDi hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depanBersenang-senanglahKar'na waktu ini yang 'kan kita banggakan di hari tua
Sampai jumpa kawankuS'moga kita selaluMenjadi sebuah kisah klasik untuk masa depanSampai jumpa kawankuS'moga kita selaluMenjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan
Mungkin diriku masih ingin bersama kalianMungkin jiwaku masih haus sanjungan kalian
Lagu ini yang mewakili perasaan saya malam ini mengingat kebersamaan selama ini yang kita lalui bersama. Tidak mungkin kita kembali ke masa itu untuk mengenang semua ini yang ada kita tetap menatap masa depan, saling mendoakan kelak berhasil di dunia dan akhirat, tetap rendah hati untuk kita semua. Semoga hubungan baik kita tetap terjalin dan dihindarkan dari sifat angkuh yang enggan saling menyapa.There are many best memory in civil engineering 2012. 
Bermain lumpur bagaikan bermain air
Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang hehe


Ini kisah klasik untuk masa depan


Selasa, 19 Juli 2016

PROSEDUR DAN PERSYARATAN SIDANG UJIAN TUGAS AKHIR MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNNES

Semoga bermanfaat untuk teman-temanku. Sebelum ujian dan mengurus persyaratan sidangnya, pastikan jumlah bimbingan dengan dosen pembimbing satu dan dua kira-kira mencapai 16 masing-masing dosen 8 kali pertemuan. Ketika dosen sudah menyatakan acc dari bab awal sampai akhir, jangan lupa meminta tolong kepada dosen untuk mengakhiri bimbingan. Untuk memastikan bahwa dosen satu dan dua sudah megakhiri bimbingan masuk ke SITEDI dan pilih menu bimbingan, apabila sudah tidak bisa menginput bimbingan sudah bisa dipastikan bahwa bimbingan sudah diakhiri atau bisa dilihat di menu data mahasiswa lalu pilih skripsi di menu detil informasi mahasiswa dan cek data tersebut. Setelah itu lanjut ke TU Jurusan untuk meminta memo persyaratan ujian, didalam memo tersebut berisi:

  1. FC bukti pembayaran regristasi semester terakhir (menunjukkan yang asli). Apabila bukti pembayaran hilang, bisa diurus di Rektorat lantai 3 bidang keuangan.
  2. FC KTM
  3. FC KRS satu tahun (tercantum mata kuliah skripsi). KRS yang saya dapat yaitu KRS semester 8, dan ini mulai bisa diurus sebelum acc tugas akhirnya dan bisa minta tolong dicetak di TU Jurusan dan dimintakan ttd ke Dosen Wali selanjutnya ke Ketua Jurusan.
  4. FC usulan topik skripsi. Apabila form usulan topik ini hilang bisa mencetak lagi melalu login SITEDI, pilih menu skripsi lalu sub menu usul topik lalu cetak form usulan topik kemudian dimintakan ttd ke Ketua Jurusan.
  5. FC usulan pembimbing. Apabila form ini hilang, kalian bisa meminta tolong di TU Jurusan untuk dicetakkan kembali form usulan pembimbing ini lalu dimintakan tanda tangan ke Ketua Jurusan.
  6. FC surat pembimbig skripsi/tugas akhir yaitu SK Pembimbing. Apabila kehilangan SK ini silahkan urus kembali dan tanyakan prosedurnya ke TU Jurusan atau orang yang lebih paham, Alhamdulillahnya punya saya tidak hilang. 
  7. FC surat tugas dan berita acara seminar proposal.  Apabila kehilangan SK ini silahkan urus kembali dan tanyakan prosedurnya ke TU Jurusan atau orang yang lebih paham, Alhamdulillahnya punya saya tidak hilang. 
  8. FC surat ijin penilitian (surat ijin dari pihak yang memberikan ijin terhadap penelitian kita/ data yang kita ambil). Kalau hilang saya tidak tahu, mungkin mengurus kembali seperti semula.
  9. FC rekap hasil studi. Syarat dari rekap hasil studi untuk Sidang Ujian Akhir yaitu semua SKS dan mata kuliah telah terlaksan, kecuali tugas akhir belum ada hasilnya.untuk memperoleh rekap hasil studi kita bisa ke Sekretaris Jurusan. di hasil rekap hasil studi ada tiga bagian untuk tanda tangan yaitu Dosen Wali di keterangan verifikasi oleh jurusan/program studi, Ketua Program Studi, dan Dekan. Yang perlu ditandatangani yaitu hanya di Dosen Wali, Beliau mengecek apakah mahasiswa sudah memenuhi semua SKS atau belum.
  10. Selesai Bimbingan skripsi/tugas akhir( berupa form satu lembar yang perlu ditanda tangani oleh pembimbing satu dan dua dan bisa minta tolong dicetakkan di TU Jurusan).
  11. Daftar Bimbingan ( berupa form satu lembar dan bisa minta tolong dicetakkan di TU Jurusan).
  12. FC bukti mengikuti Tes Toefl dari P2B Unnes (legalisir) dan menunjukkan yang asli. Untuk bukti berupa sertifikat Tes Toefl Asli dan di FC lalu dilegalisir di P3B kalau tidak salah yang terletak di Rektorat lantai satu dan siapkan uang Rp 2000,-
Setelah semua berkas terpenuhi sediakan dua stopmap yang berisi FC semua persyaratan itu dan File aslinya, lalu stopmap yang berisi file asli diserahkan di TU Jurusan, sedangkan stopmap yang berisi file asli hanya ditunjukkan dan diambil kembali. Apabila dari pihak TU sudah menyatakan lengkap maka petugas administrasi akan memberikan memo kepada Sekretaris Jurusan. Cukup sekian prosedur sidang yang saya tahu. Saran dari saya mulai persiapkan saja file-file dalam persyaratan sidang sembari mengerjakan tugas akhirnya. Dari saya minta maaf kalau ada prosedur yang salah atau berubah. Semangat =D

Minggu, 17 Juli 2016

KETERLIBATANKU

Kali ini hanya ingin mengurangi beban pikiran saya, belum pandai menulis ataupun berkata-kata setidaknya dengan ini beban pikiran saya berkurang. Kamis, 14 Juli kejadian terbakarnya Pasar Sayur Magetan yang dianggap oleh ibu saya sebagai mimpi. Saya sudah mengetahui berita itu pada Kamis malamnya sekitar pukul 22.00 WIB, tapi saya tidak ingin mengetahui berita itu dan mengabaikannya. Paginya saya dapat telfon dari orang tua saya tetapi saya tidak tahu. Kemudian saya mencoba menelfon kembali dan ibu saya mengangkatnya, saya tanya ibu,"Kok belum berangkat ke pasar bu?" Ibu saya menjawab," Gak ngerti ya nduk?" langsung saya jawab,"Tau bu, pasarnya kebakaran, kiosnya ibu kena juga?". Lalu ibu cerita, semalam ibu dapat telfon dari temannya mengenai psar sayur kebakaran, langsung saja bapak ibu pergi ke pasar, dan di sana sudah ramai warga. Jalan masuk menuju kios ibupun susah dan gelap semua, cahaya hanya berasal dari kobaran api yang besar. Ibu merasa lemas melihat api sebesar itu, selanjutnya bapak dan ibu pulang mecoba mengambil kunci kios, sebelumnya tidak terpikirkan membawa kunci karna buru-buru ingin melihat kondisi pasar. Setelah mengambil kunci kios kembali ke pasar, tetapi tetap saja tidak bisa masuk pasar karena kondisi pasar yang sesak dan gelap meskipun kios ibu dekat pintu masuk sebelah timur. Akhirnya bapak memutuskan untuk mengajak ibu pulang dan istirahat. Semalam ibu dan bapak kepikiran terus dengan kebakaran pasar, dan akhirnya pagi-pagi setelah shlat subuh ibu dan bapak pergi lagi untuk mengecek kios, tak ada satupun barang dagangan ibu yang tersisa. Ibu bilang hanya bisa mencoba untuk mengikhlaskan dan bersyukur. Dan keterlibatanku kali ini hanya bisa mendoakan agar kondisi ibu bapak sehat selalu, memohon ke Allah untuk diberikan kemudahan setelah kesulitan seperti firman Allah  dalam surah Al-Insyirah:6, selain itu ibu menyuruh saya untuk fokus sidang Tugas Akhir dan tidak perlu ikut memikirkan kejadian ini.
I WANNA GIVE YOU BIG HUG BAPAK IBU :*

Sabtu, 30 April 2016

I HOPE I CAN SEE A BETTER DAYS, AFTER I CLOSE MY EYES

Never stop saying about the sadness. I always see some difficult life in the world when I go some where. Some children offer some newspaper to us in traffic light. Maybe they are six years old, and just play in dangerous street everyday. When I was seven years old, my parents always worried when I must across the street. It's very different about us. I feel very grateful, but  also very confused when I see them. What can I do? I must buy a newspaper or just see them.

ini aku yang hidup dalam keikhlasan,
ikhlas menawarkan koran ke pengendara mobil di lampu merah
mereka bebas dari kepanasan, kehujanan, dan cucuran keringat sepertiku
jangan heran kalau kau disampingku muncul bau tak sedap
jangan kau tanya bau apa ini
ini bau keringatku demi kehidupanku
sesekali aku mengintip jendela mobil dan menawarkan daganganku ini
aku melihat anak seusiaku bersih rapi dan cantik
tak seditikpun dia menatapku yang kusam dan hitam ini
dia hanya asyik bermain dengan benda kotak menyala dan membuatnya tertawa
akupun juga ikut tertawa karena melihatnya tertawa
karena aku hidup dalam kikhlasan

In another side, I see old man sell some pins, champor, and etc in front of the shop. He looks so weak, but he never burn off. I am very shy, I don't have a work and still student, but sometimes spend my money for unimportant things,
tua renta tidak menghalangiku untuk tetap berusyukur
bersyukur masih diberi modal untuk berjualan
hingga aku dapatkan sebungkus nasi untuk bertahan
kata orang kalau aku mati pada saat bekerja itu jihad
sebab aku memilih berdagang layaknya nabi Muhammad

catatan:

  • kisah-kisah motivasiku
  • aku bukan penulis ataupun penyair
  • gambar yang aku tampilkan tidak sesuai dengan yang aku lihat, tetapi memiliki kesamaan
  • tetap berjuang untuk lulus NIA

Senin, 16 November 2015

The Second Journey In Civil Engineering

Perjuangan tidak berhenti setelah ERBC di Tangerang, semangat yang menggebu-gebu layaknya api yang membara terus berjalan. Kali ini luar pulau Jawa alias tetangga pulau Jawa yang terdapat Danau Toba dengan kisahnya si Malin Kundang yaitu tepatnya Kota Lampung mengadakan sebuah kompetisi "Lomba Beton Nasional CBR UNILA 2014" yang bertemakan "Beton Ringan Performa Tinggi dengan Bahan Organik". Jadi beton yang seharusnya dibuat dengan bahan bukan organik yang terdiri dari air, semen, agregat halus (pasir), agregat kasar (kerikil) kini diminta untuk dibuat dari bahan organik tetapi beton tersebut harus memiliki kekuatan yang tinggi seperti beton pada umumnya. Yang membuat ragu kami untuk mengikuti kompetisi ini adalah kami mengetahui hal tersebut 2 hari sebelum pengumpulan abstrak yang merupakan seleksi tahap 1. Layaknya remaja sekarang galau melanda, karena banyak sekali syarat yang harus dikumpulkan selama 2 hari tidak hanya mengirimkan abstraknya, namun banyak syarat yang harus kita penuhi seperti formulir pendaftaran, lembar pernyataan karya originil yang ditandatangai oleh dosbing, surat rekomendasi dari dekan ya kalau beliau-beliau ada gak hanya sehari jadi paling beberapa jam saja. Akhirnya rekomendasi dari Dosen lab kami Pak Amir, 2 tim disupport untuk mengikuti lomba tersebut dan diharapkan untuk tidak galau hehehe

Dengan berbekal semangat dan nekat malam hari kami berada di kampus untuk menyelesaikan abstrak, namun 1 tim masih belum yakin mampu atau tidak untuk membuat dalam sehari. Kita saling mendukung hingga terbentuklah 2 tim yaitu AJG CONCRETE (M. Hamzah Fansuri, Kurnia Dwi Anggraini, dan Safrudin Khuzaeni Nurokhman) dan CONCRETE TEAM (Tigo Mindiastiwi, Arif Setiawan Ariav, dan Bahar Ardianto). 

Singkat ceritanya, pada tanggal 19 Februari 2014 telah diumumkan lolos atau tidaknya abstrak yang kami ajukan. Dan alhamdulillahnya abstrak baik dari AJG CONCRETE maupun CONCRETE TEAM berhasil masuk dalam tahap 1 dan menuju tahap 2 yaitu pembuatan video, sampel beton, dan pengiriman makalah. Dengan niat yang kuat dan dilakukan doa dan usaha yang selalu ada, kami melaksanakan pembuatan sampel beton kayu pinus.

Pengambilan bahan kayu pinus yang sudah tidak dipakai di hutan penggaron Semarang
Pemotongan kayu pinus di lab kayu
AJG CONCRET
CONCRETE TEAM
Tanggal 2 April 2014 merupakan pengumuman fialis untuk berangkat ke Universitas Lampung, dan finally alhamdulillah AJG CONCRETE berhasil menjadi finalis dan mendapat juara harapan 1.
Terimakasih kepada orang tua kami, Pak Amir, Pak Hanggoro, mas Udin, Mas Miko, dan teman-teman yang selalu mendukung dan memberikan bantuan doa. 
Penyerahan piala oleh dosen UNILA

Foto bersama mahasiswa UI dan ITS


Rabu, 05 November 2014

THE FIRST EXPERINECE I HAVE

Tanggal 19 Maret 2014, pertama kalinya saya berangkat mengikuti lomba dalam bidang sipil. Saya bersama dengan 3 orang teman saya yaitu Mas Choerul bekti, M. Hamzah F, dan Safrudin K merupakan satu tim dalam lomba " ERBC" yaitu Earthquake Resistance Building Competition di Universitas Pelita Harapan, Tangerang. Sebelum berangkat menuju medan perang (istilah kerennya), persiapan materi maupun fisik telah kami lakukan. Kami latihan satu kali untuk membuat replika bangunan dengan bahan utamaya kayu balsa. Setelah kami membuatnya kami uji bangunannya dengan shaking table dan alhasil bangunannya kuat terhadap gempa baik dari sumbu x maupun y.
Dengan usaha dan doa kami yakin ketika di kompetisi kami bisa melalui pengujian replika bangunannya. Pada tanggal 20 Maret, dimulai kompetisinya di sana seluruh peserta lomba diberi waktu 4 jam untuk menyelesaikan desain bangunan tahan gempa.

Tidak sampai 4 jam kami menyelesaikan replika bangunannya, jadi masih banyak waktu yang tersisa kami manfaatkan untuk bersantai dengan mendokumentasikan replika bangunan dari peserta lain.


Pada keesokan harinya yaitu tepatnya tanggal 21 Maret dilakukan pengujian dan pinalti. 


saksikan video pengujian terakhir yaitu gempa arah sumbu y yang sangat mengerikan, hehe.

so amazing!!!!!
Walaupun pengujian arah sumbu x dan y kami bisa lolos, tetapi belum bisa memperoleh juara. Hal tersebut disebabkan karena pada pinalti dikenai pengurangan nilai yang sangat banyak karena tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh panitia. But Don't Worry Be Happy!!!
Terimakasih banyak kami ucapkan kepada Kaprodi Teknik Sipil, S1 Universitas Negeri Semarang Bapak Hanggoro yang telah membimbing kami. Dan Pak Amir, mas Udin, mas Miko, serta teman-teman yang selalu mendukung kami.